UMR Bukanlah Gaji Pokok

UMR Bukanlah Gaji Pokok

Payroll Software Indonesia

Efektif pada 1 Januari 2019 UMR (Upah Minimum Regional) di setiap wilayah mengalami kenaikan, tak terkecuali wilayah DKI Jakarta yang mengalami kenaikan sebesar 8,03%. Dimana persentase tersebut disesuaikan dengan ketetapan dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, yang sebelumnya telah diumumkan oleh gubernur tiap provinsi pada 1 November 2018.

Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 07 Tahun 2013 Pasal 1, yaitu penetapan Upah Minimum didasarkan pada Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Kemudian UMR merupakan standar minimum yang digunakan oleh para pengusaha dan pelaku industri dalam pengupahan pekerja atau buruh. Tujuannya addalah untuk memastikan bahwa pekerja ataupun buruh memperoleh upah sebagai penghasilan yang layak.

Kemudian muncul pertanyaan, Apakah UMR adalah gaji pokok ? untuk jawabannya bisa disimak disini. Lalu apa perbedaan antara UMR dan gaji pokok ?

Sesuai dengan pembahasan sebelumnya, UMR bukanlah gaji pokok. Besaran UMR ditetapkan oleh pemerintah yang disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan juga produktivas masing-masing wilayah. Sedangkan gaji pokok merupakan besaran yang ditetapkan berdasarkan kebijakan dari perusahaan. Namun jangan khawatir, berdasarkan PP Nomor 78 tahun 2015 BAB I pasal 1 perusahaan memberikan upah pekerja yang terdiri dari upah pokok (gaji pokok) atau upah pokok ditambah tunjangan tetap, yang mana jika upah terdiri atas upah pokok dan tunjangan tetap maka minimal upah pokok adalah 75% dari jumlah upahnya. Pemerintah berharap seluruh perusahaan menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku, dan pemerintah menyambut baik jika perusahaan memberikan persentase ataupun gaji pokok serta tunjangan tetap lebih dari yang disarankan.

Dengan demikian dengan banyaknya komponen upah yaitu, gaji pokok maupun tunjangan lainnya serta perubahan UMR yang selalu terjadi setiap tahun, sebaiknya tim HRD & Payroll menggunakan software payroll Sigma HRIS. Sigma HRIS memiliki banyak fitur yang akan membantu tim HRD & Payroll untuk menghitung gaji pekerja secara cepat dan efisien.

 

Sumber :

  • Peraturan Presiden Nomor 78 tahun 2015
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 7 Tahun 2013